Hari ini, 30 Juli 2011, saya ingin sekali menulis tentang dirimu “...” Tapi,tak tau mau diawali dari apa. >,<
*******
Sudah 1 tahun 2 bulan 27 hari kita menjalin hubungan ini. Tanpa disadari sudah lumayan lama yaa… J
Walaupun banyak rintangan, cobaan yang datang silih berganti, hubungan ini masih tetap berjalan sampai saat ini, detik ini.. aku bahagia…
“Bersamamu …
kulewati …
lebih dari seribu malam
Bersamamu …
yang kumau …”
kulewati …
lebih dari seribu malam
Bersamamu …
yang kumau …”
(Kutipan lagu Glenn Fredly “Sekali Ini Saja”)
Namun, sering kali aku berpikir, “Pantas gak sih,aku menjalin hubungan ini sama kamu? Pantas gak sih, aku pacaran sama kamu.” Itulah yang sering aku rasakan. Aku benar-benar tahu, kamu anaknya siapa? Sedangkan aku siapa. Kalau dilihat dari status, mungkin memang tidak cocok. Aku sadar itu…
Aku hanyalah anak dari ibu dan bapak ku yang biasa-biasa saja, gak seperti kamu, anaknya Kyai..
*******
Lima setengah tahun sudah aku mengenalmu.
Pertama kali aku mengenalmu, karena saat itu kamu mengajar di kelas ku, di kelas 2.. J kesan pertama aku melihatmu, kamu tuh terlihat judes, galak, apalagi gak pernah senyum. Aku sempat berpikir “Ini orang apa bukan sii? Judes nya minta ampun.” Namun…
Setelah beberapa minggu berlalu, bulan pun berlalu aku mulai mengenalmu. Ternyata, kamu humoris juga, walaupun sering kali terlihat menyebalkan. >,< Sering aku dimarahin sama kamu, bisa jawab atau tidak pertanyaanmu, tetap saja aku dihukum. Pernah aku disuruh kamu berdiri, dengan satu kaki, hanya karena tidak bisa menjawab, huhu… kesel banget aku waktu itu. >,<
Tapi, entah bagaimana kamu bisa suka sama aku, padahal kita gak begitu kenal. Hanya sebatas kamu guru, dan aku murid yang diajar. Seperti itulah. Dan tiba-tiba kamu mengirim surat buatku untuk yang pertama kalinya. Tepatnya dibulan puasa 2006 silam.J Waktu itu, aku sangat senang, bahagia walaupun sebenarnya belum ada rasa cinta sama sekali.
Inilah surat pertama dari kamu, masih kusimpan rapi
(Sampai saat ini, aku sering tersenyum kalau membaca surat kamu, jadi teringat masa lalu.. #Lucu yaa.. J)
Sejak saat itu, aku mulai merasakan kehadiranmu. Deg-degan rasanya saat melihatmu, namun jika tak melihat satu hari saja, rasanya sudah sangat kangen. Mungkin, itulah yang aku rasakan. Getaran cinta itu sudah hadir, sudah datang.
Tapi, paling aku keselin sama kamu tuh, kalau kita berpapasan dijalan atau dimana, kamu selalu cuek sama aku. Padahal kamu bilang sendiri kamu suka aku.. sebel…. Banget. L
Dua kali, tiga kali kamu mengirim surat sama aku, belum juga aku membalasnya. Aku bingung, harus jawab apa. Iya terima apa iya gak.. lamaaaaa sekali aku memikirkan itu. Namun, akhirnya setelah lebaran, tepat nya aku lupa, sekitar akhir November (yang saya ingat) aku membalas juga surat mu itu. Aku menerima mu.
Sejak saat itu, kamu sudah mulai tersenyum sama aku saat kita berpapasan. Kamu sudah mulai ramah, kamu terlihat berbeda dari yang ku kenal dulu. Hubungan kita semakin baik, walaupun berhubungan hanya lewat surat. Padahal, aku menunggu kamu berbicara langsung sama aku, tapi tak kunjung kesampaian. Hanya lewat SMS atau surat. Tapi, itu sudah cukup buatku. Hanya melihatmu tersenyum saja, sudah membuatku bahagia. Kamu memang bukan yang pertama buatku, tapi aku berharap kamu akan jadi yang terakhir buatku.
Aku bangga, kagum, senang bisa bersama mu. Aku membanggakan itu didepan semuanya. aku sungguh mencintaimu. Sangat berharap kamu akan bersama ku sampai nanti.
…………………………………….
10 Februari 2007
Aku tak tahu masalahnya apa. Gak tahu, tiba-tiba kamu SMS seperti itu .. “…” yang intinya PUTUS. :’( namun, aku tak pernah konfirmasi tentang SMS itu. Sejak saat itu, hubungan kita mulai renggang. tak pernah bertegur sapa, kasih kabar, pokoknya semua hilang begitu saja.
Aku menangis, aku marah. Mengapa kamu tiba-tiba bersikap seperti itu Padahal, dulu kamu yang mengejar-ngejar ku.. mengharapkan aku mau menerima mu. Tapi sekarang berbalik arah. Kamu pergi begitu saja. Seperti angin datang dan pergi tanpa permisi.
Butuh waktu yang sangat lama agar aku bisa melupakanmu. Hampir satu tahun lebih belum juga terlupakan. Bahkan, sudah tiga cowok pernah menggantikan posisimu di hatiku. Belum juga terlupakan dirimu dihatiku. Aku benar-benar bingung, bagaimana cara melupakanmu? Sering, aku berdoa pada Allah Swt, meminta agar aku bisa melupakanmu. Tapi tak kunjung terkabulkan. Aku sudah sering menangis karena itu.
*******
Namun, akhirnya aku berhasil melupakanmu. Setelah kelas 3 SMP. Aku akan konsentrasi dengan ujianku, agar bisa lulus dengan nilai yang bagus dan bisa masuk SMANSA Pekalongan. Aku berjuang untuk melupakanmu dan berjuang untuk ujianku.
*******
Akhirnya aku lulus dengan nilai yang baik dan bisa masuk SMANSA. Sungguh sangat membanggakan.
Dan, setelah itu, tak ada angin, tak ada hujan kamu datang lagi padaku. Belum datang sih, hanya SMS saja J (gak tahu dapat nomer ku dari siapa). *** Kamu hadir lagi membayangiku. Kamu hadir lagi dalam kehidupanku. Padahal, sudah susah payah aku melupakanmu. Tapi bagaimana, namanya juga masih ada rasa sayang. Aku menanggapi SMS mu. Mulai dekat lagi hubungan kita. Walaupun hanya sebagai teman biasa. Tak ada yang special.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, bahkan sudah hampir satu tahun kita dekat kembali. Namun, belum juga ada kata balikan darimu. Aku hanya bisa menunggu. Kapan? Apakah memang sudak tidak ada rasa lagi, atau…. Entahlah. Aku tak tahu.
Namun, kita sering pergi bersama, keluar, jalan-jalan, walaupun tak ada status diantara kita. Tak apa, itu sudah cukup membuatku senang. Apalagi, dengan kata-kata sayangmu padaku. Kata-kata kalau kamu sebenarnya masih suka sama aku. Hanya saja kamu tak berani mengungkapkannya. J
*******
Tepatnya 3 Mei 2010, pukul 22.34. kita resmi balikan. Betapa senangnya diriku. Bisa memiliki mu lagi. Bisa bersama dengan orang yang aku sayang. Walaupun banyak sekali kesalahpahaman yang sering kali muncul. Sifat egoism masing-masing diantara kita. Namun, sampai saat ini, 30 Juli 2011. Kita masih berhubungan baik, masih tetap bersama, walaupun sudah beberapa kali ada kata ingin putus, tapi hal itu tak pernah terjadi (gak mau kalau terjadi!!). Aku sungguh bersyukur, bisa memilikimu. Orang yang benar-benar sayang sama aku. sudah bersabar karena aku, J walaupun kadang terlihat menyebalkan. :D
Aku berharap, kita akan bersama sampai nanti. Sampai di hubungan yang resmi. Hehe.. Entahlah.. itu rahasia Tuhan, manusia boleh berencana dan berharap, tetapi Tuhanlah yang menentukan semuanya. J
<>END<> J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar